Event

Kamu Perlu Melakukan Ini untuk Mencegah Kolesterol Setelah Lebaran. Yuk Simak!

30 May , 2020  

Sudah sepatutnya Lebaran kita rayakan dengan suka cita. Namun, salah satu masalah yang kerap kita temui saat Lebaran tiba adalah meningkatnya kolesterol dalam tubuh akibat banyak mengonsumsi makanan berlemak, seperti santan, daging, jeroan, dan lainnya.

Nah, masalah kolesterol yang terjadi ini sebenarnya bisa kamu cegah dengan melakukan berbagai tindakan. Berikut hal-hal yang harus kamu lakukan.

Aktif Berolahraga

Aktif berolahraga merupakan salah satu kunci utama untuk mencegah dan mengurangi kolesterol tinggi pada tubuh. Menurut laman Halodoc, olahraga secara rutin, setidaknya 20-30 menit per hari, dapat membantu meningkatkan kadar HDL sekaligus menurunkan kadar LDL dan trigliserida dalam darah.

Ada banyak jenis olahraga yang bisa kamu lakukan di masa pandemi seperti sekarang ini, seperti, jalan kaki di pekarangan rumah, yoga, senam aerobik, hingga mengikuti kelas olahraga online dari studio olahraga favoritmu.

Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Demi mencegah meningkatnya kolesterol dalam tubuh, Kamu juga bisa mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan dan juga sayuran. Menurut laman Halodoc, serat pada makanan mampu menghalangi penyerapan zat LDL dengan mengeluarkannya melalui urine. Makanan kaya serat tersebut dapat meningkatkan kadar LDL yang berdampak positif pada berkurangnya kadar kolesterol dalam darah.

Batasi Konsumsi Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Makan makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans dapat berkontribusi terhadap meningkatnya kolesterol dalam tubuh. Salah satu makanan khas Lebaran yang tinggi akan kandungan lemak jenuh tersebut adalah opor.

Oleh karena itu, disarankan kamu tetap harus membatasi konsumsi opor ini selama Lebaran. Selain itu, terdapat makanan lainnya yang juga harus kamu batasi saat Lebaran, seperti kulit ayam, kue kering, jeroan, dan berbagai makanan yang mengandung santan.

Mulai Berhenti Merokok

Merokok dapat membuat kadar kolesterol baik dalam tubuh menurun sementara kolesterol jahat meningkat. Menurut penelitian dalam Journal of Lipid Research, sel-sel kekebalan pada perokok tidak dapat mengembalikan kolesterol dari dinding pembuluh ke darah untuk diangkut ke hati.

Sel-sel kekebalan yang tidak berfungsi ini dapat berkontribusi pada penyumbatan arteri yang lebih cepat pada perokok. Oleh karena itu, dari sekarang mulailah untuk berhenti merokok agar kolesterol dalam tubuh lebih stabil.

Jaga Berat Badan Ideal

Lebaran bukan hanya berpotensi menaikkan kadar kolesterol dalam darah, melainkan juga dapat menaikkan berat badan. Maka dari itu, pastikan kamu tetap menjaga berat badan ideal jangan sampai terjadi kenaikan berat badan.

Menurut laman Halodoc, orang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dibanding kolesterol baik (HDL). Oleh karena itu, lakukanlah diet  dengan cara yang sehat tanpa membahayakan kesehatan ya!

Itulah beberapa hal yang wajib kamu lakukan untuk mencegah naiknya kolesterol saat Lebaran tiba. Pastikan kamu melakukannya sehingga kolesterol tetap stabil dan tubuh selalu sehat!

, ,

Event

Fakta Menarik Nastar, Kue Khas Lebaran yang Tak Lekang Oleh Waktu

23 May , 2020  

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan kue nastar yang selalu menjadi sajian ketika hari raya Lebaran tiba. Kudapan dengan rasa yang nikmat ini memang begitu menggugah selera. Tidak jarang jika kita sudah mencicipi kue nastar sekali saja dijamin akan langsung ketagihan.

Nah, dibalik lezatnya kue nastar ini ternyata ada beberapa fakta yang perlu kamu tahu nih. Apa saja?

Nastar Berasal dari Bahasa Belanda

Seringkali kita bertanya-tanya, mengapa kue dengan isi selai nanas ini diberi nama nastar ya? Ternyata nama tersebut berasal dari Bahasa Belanda, yakni ‘ananas’ atau nanas dan ‘taartjes‘ atau tart.

Jadi, bisa dibilang kue nastar merupakan tart dengan isian selai nanas. Kue nastar sendiri juga telah hadir sejak zaman penjajahan Belanda dulu lho. Sedangkan dalam Bahasa Inggris, kue nastar ini juga sering disebut Pineapple Tarts atau Pineapple Nastar Roll. Nah, sekarang kamu sudah tahu kan?

Selain Saat Lebaran, Kerap Disajikan Pada Saat Natal atau Imlek

Di zaman yang semakin modern ini, kue nastar juga tidak ketinggalan melakukan inovasi. Inovasi tersebut yaitu memiliki varian isian yang berbeda, seperti selai strawberryblueberry, durian, dan lain sebagainya.

Kue nastar ini memang identik dengan hari raya Lebaran. Namun, ternyata, kue kering yang satu ini juga sering disajikan pada saat perayaan hari raya Natal dan juga Imlek lho!

Melambangkan Kemakmuran

Engga percaya? Buktinya Etnis Tionghoa sering menyebut kue nastar ini sebagai ong lai yang berarti pir emas. Pir emas dalam kepecercayaan Tionghoa sendiri merupakan sebuah simbol dari kemakmuran, rezeki, dan juga keberuntungan. Jadi, selain memiliki cita rasa yang lezat, kue nastar ini juga memiliki filosofi yang sangat bagus ya.

Memiliki Banyak Kalori

Ups, mungkin bagi kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan sepertinya enggan ya untuk mengetahui fakta yang satu ini. Namun, memang kenyataannya kue nastar ini memiliki banyak kalori lho.

Enam buah kue nastar yang kamu santap, mengandung sekitar 84 kalori atau setara dengan tiga mangkuk nasi. Ditambah lagi dengan adanya selai nanas didalamnya yang mengandung banyak gula. Jadi, sebaiknya batasi konsumsi kue nastar ini ya, jangan sampai makan terlalu banyak!

, , , , ,